Susu merupakan minuman yang digemari oleh sebagian besar masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia karena nilai gizinya yang cukup tinggi. Di pasaran banyak beredar berbagai macam jenis susu, misalnya susu kambing dan susu sapi. Kedua macam susu termasuk jenis susu yang digemari karena nilai gizinya yang tinggi dan sangat berguna bagi pertumbuhan dan kekebalan tubuh. Namun jika dilihat bahwa dari waktu ke waktu harga susu tersebut terus melonjak. Hal itu terjadi karena adanya ketimpangan antara permintaan pasar dan tingkat produksi.
Selain itu dalam susu tersebut banyak terdapat kandungan lemak yang kurang baik jika dikonsumsi oleh penderita obesitas dan darah tinggi. Sehingga sekarang banyak produsen susu saling berlomba-lomba menciptakan produk susu terbaik mereka yang rendah lemak dan mempunyai kandungan nutrisi yang tinggi. Produk susu yang bermunculan sekarang ini tidak hanya susu dari hewan saja namun susu dari tumbuhan biji-bijian seperti kedelaipun sudah menjadi produk susu yang dikembangkan dan digemari masyarakat.
Nangka atau Artocarpus heterophyllus biasanya banyak dimanfaatkan daging buahnya, baik langsung dimakan maupun diolah menjadi makanan lain yang lebih bervariasi. Namun bijinya belum dimanfaatkan dengan baik, lebih sering dibuang dan sekalipun diolah, biji nangka hanya diolah menjadi makanan yang kurang menarik. Berdasarkan uji laboratorium
Dalam setiap 100 gram biji nangka mengandung:
a. karbohidrat 18,74 gram
b. protein 0,29 gram
c. lemak 0,23 gram
d. kalsium 39,39 mg
e. kadar air 80,74 gram
f. kalori 74,96 kkal
g. fosfor 400 mg
Penelitian juga dilakukan oleh Agatha dan Retno Palupi dan Siti Rusminah warga Surakarta yang berhasil memanfaatkan biji nangka dengan mengolahnya menjadi susu yang mempunyai nilai gizi tinggi.
Dengan penjelasan-penjelasan di atas, jelaslah kelebihan dan manfaat dari susu biji nangka, serta mengapa kita sebaiknya mengonsumsinya. Susu Biji Nangka "Berr" yang sebentar lagi akan tersedia diharapkan dapat menjadi susu nabati alternatif, yang bergizi dan rendah lemak.
Sumber :
Selain itu dalam susu tersebut banyak terdapat kandungan lemak yang kurang baik jika dikonsumsi oleh penderita obesitas dan darah tinggi. Sehingga sekarang banyak produsen susu saling berlomba-lomba menciptakan produk susu terbaik mereka yang rendah lemak dan mempunyai kandungan nutrisi yang tinggi. Produk susu yang bermunculan sekarang ini tidak hanya susu dari hewan saja namun susu dari tumbuhan biji-bijian seperti kedelaipun sudah menjadi produk susu yang dikembangkan dan digemari masyarakat.
Nangka atau Artocarpus heterophyllus biasanya banyak dimanfaatkan daging buahnya, baik langsung dimakan maupun diolah menjadi makanan lain yang lebih bervariasi. Namun bijinya belum dimanfaatkan dengan baik, lebih sering dibuang dan sekalipun diolah, biji nangka hanya diolah menjadi makanan yang kurang menarik. Berdasarkan uji laboratorium
Dalam setiap 100 gram biji nangka mengandung:
a. karbohidrat 18,74 gram
b. protein 0,29 gram
c. lemak 0,23 gram
d. kalsium 39,39 mg
e. kadar air 80,74 gram
f. kalori 74,96 kkal
g. fosfor 400 mg
Penelitian juga dilakukan oleh Agatha dan Retno Palupi dan Siti Rusminah warga Surakarta yang berhasil memanfaatkan biji nangka dengan mengolahnya menjadi susu yang mempunyai nilai gizi tinggi.
Dengan penjelasan-penjelasan di atas, jelaslah kelebihan dan manfaat dari susu biji nangka, serta mengapa kita sebaiknya mengonsumsinya. Susu Biji Nangka "Berr" yang sebentar lagi akan tersedia diharapkan dapat menjadi susu nabati alternatif, yang bergizi dan rendah lemak.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar