Bicara Indonesia, dari lubuk hati yang terdalam benar bangga rasanya. Negaraku yang kaya, hijau di tengah kilauan biru laut dan hamparan langit khatulistiwa. Elok nian. Bak laboratorium raksasa. Dari hutan hingga lautan semua ada apa yang diperlukan untuk ilmu pengetahuan. Beratus tahun negeri ini dijajah, dikuras intisarinya, namun juga masih bersisa untuk anak negri masa kini. Sungguh kaya bukan bumi pertiwi ini?
Seharusnya kami bangga....
Namun berita-berita buruk, tiada habis terpapar dan terkabar dari setiap media informasi. Kriminalitaslah, korupsilah, terorislah,,dll, duh!
Seharusnya kami jadi negeri saudagar. Yang berwenang atas kekayaannya sendiri, namun... kaum miskin berjajar reyot dipinggiran kota. Seharusnya bukan begini...
Lalu siapa yang harus turun tangan? Atas permasalahan negeri yang mencekik ini?
adalah KAU! kau yang bertanya itu. Berkaryalah dalam bentuk apapun. Setidaknya bertanggung jawab pada dirisendiri telah membantu mengurangi beban negeri terhadap satu orang bukan..
Memang demikian adanya, jika kami baru mampu membuat "Berr" susu biji nangka yang kami beri label -asli Jogja- biarlah itu dulu yang kami usahakan.
Kami adukkan mimpi anak negeri pada setiap teguknya. :)
Kami pasarkan "Berr" di seluruh penjuru Jogja dan laris...
Beberapa orang mendapat pekerjaan atas usaha susu biji nangka asli Jogja ini
Menyumbang "Berr" untuk anak-anak SD di Jogja pada hari yang dinamakan, Hari Asik Minum Susu Sedunia, hehe
"Berr" kami dapat penghargaan dari pimnas sebagai PKM K sukses, hingga MURI karena telah menyumbang 500 susu biji nangka bagi anak-anak di Jogja..
Mimpi, setidaknya bisa memercikan harapan ditengah kabut permasalahan nan kompleks di negeri ini. Kepedulian tak berarti tanpa melakukan dari diri sendiri.
Semoga "Berr" kami beermanfaat bagi umat. Amiin.
Seharusnya kami bangga....
Namun berita-berita buruk, tiada habis terpapar dan terkabar dari setiap media informasi. Kriminalitaslah, korupsilah, terorislah,,dll, duh!
Seharusnya kami jadi negeri saudagar. Yang berwenang atas kekayaannya sendiri, namun... kaum miskin berjajar reyot dipinggiran kota. Seharusnya bukan begini...
Lalu siapa yang harus turun tangan? Atas permasalahan negeri yang mencekik ini?
adalah KAU! kau yang bertanya itu. Berkaryalah dalam bentuk apapun. Setidaknya bertanggung jawab pada dirisendiri telah membantu mengurangi beban negeri terhadap satu orang bukan..
Memang demikian adanya, jika kami baru mampu membuat "Berr" susu biji nangka yang kami beri label -asli Jogja- biarlah itu dulu yang kami usahakan.
Kami adukkan mimpi anak negeri pada setiap teguknya. :)
Kami pasarkan "Berr" di seluruh penjuru Jogja dan laris...
Beberapa orang mendapat pekerjaan atas usaha susu biji nangka asli Jogja ini
Menyumbang "Berr" untuk anak-anak SD di Jogja pada hari yang dinamakan, Hari Asik Minum Susu Sedunia, hehe
"Berr" kami dapat penghargaan dari pimnas sebagai PKM K sukses, hingga MURI karena telah menyumbang 500 susu biji nangka bagi anak-anak di Jogja..
Mimpi, setidaknya bisa memercikan harapan ditengah kabut permasalahan nan kompleks di negeri ini. Kepedulian tak berarti tanpa melakukan dari diri sendiri.
Semoga "Berr" kami beermanfaat bagi umat. Amiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar